headerphoto
Cari artikel terkait di google

Mithos Kembang Wijaya kusuma

Wijaya kusuma

Kembang wijaya kusuma :

Gambar Kembang wijaya kusuma ini saya ambil dari koleksi kembang didepan rumah pada tanggal 23 agustus 2008 pada jam kurang lebih 12 malam

  1. Nama latin : Epiphyllum oxypetalum
  2. Daerah persebaran : kepulauan Seribu, Karimunjawa, pulau Puteran Madura, Bali, Ambon karo nang pulau Karang Bandung pedhek pulau Nusakambangan
  3. Ciri Bunga : Warna Putih, Diameter + 10 cm 10 cm
  4. Nama China : Keng Hwah ( Bunga indah dan Agung )

Mithos yang berkembang :

Bila ada orang yang menjumpai bunga tersebut sedang mengalami pemekaran maka rizkinya akan lancar.

Alkisah :

Seorang maharaja dari kediri Jawa Timur yang bergelar Prabu Aji Pramosa memiliki sifat yang tidak mau ada orang yang menonjol dan terkenal di daerah kekuasaannya,maka disebarlah intel kerajaan ke pelosok kerajaan kemudian dilaporkan bahwa ada orang yang terkenal dan memiliki kesaktian yang tinggi bernama Resi Kano dengan gelar Kyai jamur.

Raja yang tidak ingin menangkap rakyat yang tak berdosa itupun bingung juga bagaimana menyingkirkan sang resi,akhirnya dapat saran dari pejabat tingginya agar mengusir atau bahkan membunuh sekalian sang resi dengan alasan keamanan dan keselamatan raja serta kerajaan.Rupanya berita pengusiran ini cepat terdengar Kyai Jamur, ?sebelum utusan kerajaan datang, saya harus meninggalkan negeri ini lebih dahulu? demikian gumam Kyai Jamur dalam hatinya. Mendengar Kyai Jamur sudah tidak berada di tempat, sang Aji Pramosa bertambah murka. Raja pun memerintahkan para punggawa kerajaan mengejar dan menangkap sang Resi, Resi itu harus dihukum. Sekedar alasan untuk kedok, Resi dianggap bersalah karena pergi tanpa seijin raja. Sang Resi berjalan terus ke arah barat menyusuri pantai selatan sampai akhirnya tiba di suatu daerah yang disebut Cilacap, dia menganggap bahwa daerah ini cukup aman, tersembunyi dari pantauan raja. Pencarian dan pengejaran sang raja rupanya tak kenal berhenti, Resi Kano harus tertangkap.

Wijaya kusuma

Setelah dicari ke seluruh pelosok, persembunyian Resi akhirnya dapat diketahui. Ketika sang Resi sedang bersamadi, Aji Pramosa dan punggawanya datang, kesempatan itu tidak mereka sia-siakan, sang Resi langsung ditangkap dan dibunuh. Berkat kesaktiannya, jasad sang Resi menghilang (muksa), ini membuat raja sangat terkejut takut dan keheranan. Belum hilang rasa herannya, sang raja dikejutkan lagi oleh suara gemuruh serta angin ribut dari tengah laut. Aji Pramosa berusaha tetap tenang menghadapi berbagai peristiwa yang mengerikan itu. Suara gemuruh dan anginpun reda, namun pada saat yang sama datanglah seekor naga besar mendesis-desis seolah-olah hendak melahap Aji Pramosa. Gelombang laut menjadi besar bergulung-gulung, hingga banyak penyu (kura-kura) minggir ke tepi pantai. Pantai itu dikemudian hari disebut Pantai Telur Penyu. Dengan sigapnya sang Aji Pramosa segera melepaskan anak panahnya, ternyata tepat mengenai sasaran, perut nagapun robek terkena panah dan naga hilang tergulung ombak. Rupanya naga tadi jelmaan dari seorang putri cantik yang muncul dengan tiba-tiba sambil berlarian di atas gulungan ombak dari arah timur pulau Nusakambangan. Sang putri ayu menghampiri Aji Pramosa sembari mengucapkan terima kasih karena berkat panahnya ia bisa menjelma kembali menjadi manusia. Sebagai rasa terima kasih, putri cantik tadi menghaturkan bunga Wijayakusuma kepada sang Aji Pramosa. Sang putri mengatakan ?kembang Wijayakusuma tidak mungkin bisa diperoleh dari alam biasa, barang siapa memiliki kembang itu bakal menurunkan raja-raja yang berkuasa di tanah Jawa?. Selanjutnya putri cantik memperkenalkan diri, namanya Dewi Wasowati. la berpesan, kelak pulau ini akan bernama Nusa Kembangan. Nusa artinya pulau dan Kembangan artinya bunga. Seiring pergantian jaman, nama Nusa Kembangan akhirnya berubah menjadi Nusakambangan. Prabu Aji Pramosa sangat girang hatinya menerima hadiah kembang itu, kemudian dengan tergesa-gesa ia mengayuh dayungnya untuk kembali menuju daratan Cilacap, tetapi karena terlalu gugup dan kurang hati-hati, kembang itu jatuh ke laut dan hilang tergulung ombak, dengan sangat menyesal sang Aji Pramosa pulang tanpa membawa kembang. Beberapa lama setelah sang Prabu berada di kerajaan, terbetik berita bahwa di pulau karang dekat Nusakambangan tumbuh sebuah pohon aneh dan ajaib, beliau pun ingin menyaksikan pohon aneh yang tidak berbuah itu dan ternyata benar bahwa pohon itu tidak lain adalah Cangkok Wijayakusuma yang ia terima dari Dewi Wasowati. Melihat pohon itu, sang Aji Pramosa teringat akan kata-kata Dewi Wasowati bahwa siapa yang memperoleh kembang Wijayakusuma akan menurunkan raja-raja di tanah Jawa

Wijaya Kusuma



9 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://husnahajar.blogsome.com/2008/09/26/mithos-kembang-wijaya-kusuma/trackback/

  1. agak percaya!!!!!!!!!!!!!!!!
    agak ngak!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Comment by irfan — December 18, 2008 @ 2:22 pm

  2. wah jadi bingung nih……yang mana pastinya

    Comment by Administrator — December 19, 2008 @ 6:34 am

  3. Kembang Deposito yang laku sekarang…

    Comment by maspry17 — January 21, 2009 @ 7:02 am

  4. wah…..kalau yang ini aku setuju banget tuuuuu….

    Comment by Administrator — January 22, 2009 @ 6:56 am

  5. kados pundi caranipun kula pareng nderek tanglet sukur2 kepareng gabung kalian kamas2 ingkang kagungan wawasan kejawen ingkang linuwih, kados kangmas2………nyuwun tulung

    Comment by bambang subagio — July 29, 2009 @ 6:45 pm

  6. lha itu mas….unek-2 sampean itu sama seperti saya, saya juga pingin kita bisa berkumpul dalam satu wadah sehingga kita bisa bersama-sama ngangsu kawruh bersama-sama, semoga Pak Cokro Pandowo membaca ini.
    Rahayu

    Comment by Administrator — August 5, 2009 @ 1:00 am

  7. mas,sebenarnya berapa kali dalam setahun bunga ini bungamekar?.Saya tinggal di Pittsburgh,PA.USA.Anna punya bunga ini.mekarnya satu persatu belum pernah barengan.
    terima kasih

    Comment by Anna dinkel — September 24, 2009 @ 12:53 pm

  8. Berdasarkan pengalaman kami memang tidak pernah mekar berbarengan,jadi hanya satu- 2 bergantian walaupun pada waktu belum mekar bisa berbunga lebih dr satu, untuk masa berbunganya tidak menentu.
    Terima kasih untuk kunjungannya

    Comment by Administrator — September 28, 2009 @ 3:42 am

  9. waktu ini saya sempat buat video wijaya kusuma mekar. video yang saya buat dari proses bunga kuncup hingga mekar sempurna. kalau mau liat videonya, maen2 aja ke sini : http://www.madebeni.com/2009/11/video-wijaya-kusuma-mekar-queen-of_30.html

    Di tunggu yang komentarnya
    Makasi….

    Comment by beni — December 1, 2009 @ 5:07 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ASP.NET/C#/VB.NET

↑ Grab this Headline Animator

Langganan Artikel Terbaru

Delivered by FeedBurner

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Search:


Other:

Meta:

  • Setya Tuhu