headerphoto
Cari artikel terkait di google

Islam, apa kata mereka ( serat dharmo gandul )

Setelah aku mencoba mencari the choice karangan Shech Ahmad Deedad ternyata aku malah mendapatkan banyak hal dalam islam, ternyata islam dalam pandangan mereka non muslim terutama kaum orientalis memiliki pendapat yang mungkin masuk akal bagi kita dan sangat masuk akal bagi mereka sehingga mereka tidak mau menerima islam sebagai agama yang benar, lurus dan tidak ternoda bila dibandingkan dengan agama lain ( bagi kita yang mau mengikuti dan mempelajari comparasi islam dan agama lain seperti dalam The Choice ).

Dalam blog ini saya mencoba menghimbau kepada saudaraku sesama muslim untuk mempelajari buku seperti the choice atau coba mengunjungi site : http://www.adriandw.com , Http://www.irena-center.org, http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/ .

khusus pada site yang terakhir ada artikel yang membahas tentang darmo gandul, dimana isi dari serat darmo gandul yang dipaparkan adalah tentang penyebaran agama islam di Indonesia,kita akan terkejut manakala membaca artikel tersebut karena apa yang kita baca dalam buku sejarah tentang penyebaran Islam di Indonesia tidak sama dengan yang ada di serat Darmo Gandul ,secara persis saya tidak tahu mana yang benar,tetapi kalau saya baca kalimat perkalimat pendapat saya tentang serat darmo gandul itu penuh dengan tendensi, tendensi yang saya maksud adalah lebih pada unsur rasa, yang secara spesifik adanya unsur tidak suka, benci atau balas dendam.Wallohua’lam semoga Alloh memberkati kita, meridhoi kita merahmati kita dan membuka pintu kita agar mengetahui mana yang hak dan yang batil.Amiin



20 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://husnahajar.blogsome.com/2007/05/23/islam-apa-kata-mereka-serat-dharmo-gandul/trackback/

  1. oh ya mas… yang di maksud darmo gandul itu apa sih?
    terima kasih atas jawabannya..
    semoga kita termasuk umat yang di rihoinya, amiiiin

    Comment by ary — April 4, 2008 @ 7:20 pm

  2. Aku juga tidak tahu,tapi mungkin ini milik dari aliran kepercayaan sapto darmo

    Comment by Administrator — April 23, 2008 @ 12:07 am

  3. beritaukan kepada semua umat manusia dan semua orang yg merasa punya agama, bahwa waktunya sudah mendesak, dimana kita harus merubah cara pandang tentang beragama yg benar. lihatlah bencana dimana2, lihatlah struktur kehidupan yg semakin acakadul. hal inilah seperti jaman jahiliah di negara arab saat Muhammat menyampaikan wahyu pada umatnya. jadi saat ini manusia sudah menyalahi ajaran ketuhanan. banyak orang yg salah dalam mengartikan firman2 tuhan sehingga menyesatkan. sehingga banyak bencana. ketahuilah aliran kepercayaan yg banyak bermunculan saat ini adalah sebuah intisari dari semua ajaran2 kebenaran. jadi jangan hujat ajaran kepercayaan nenek moyang dan aliran kepercayaan yg pada bermunculan. karena bila kita mau pelajari mereka. maka kita akan mendapat hidayah untuk kita bisa menemukan ajaran ketuhanan yg sebenar2nya. sehingga hatikita damai, kita selalu bersama Allah, kita dalam hidayahnya. sehingga bencana menjauh, dan hidup ini semakin indah. percayalah wahai kamu semua. dan percayalah darmo gandul adalah karya sastro orang yg pandai dan tau akan ketuhanan yg seutuhnya. tapi dia dibungkus sedemikian rupa sebagai ketukan untuk masyarakat di jaman itu.

    Comment by masros — December 31, 2008 @ 9:59 am

  4. Agama itu hidayah, mari bersama-sama melihat sekitar kita pada jenis tumbuhan, disitu ada mawar, kantil, melati, matahari, sepatu anggrek dll. andaikata mereka bisa berbcara maka kitapun akan mendengar bahwa sang mawar akan merasa paling baik karena dia akan bilang paling cantik bentuknya dan paling harum baunya, begitu pula sang melati akan mengatakan dia paling cantik paling harum dan sebagainya. namun semua itu adalah bunga yang masing-2 memilki kelebihan dan keunggulan masing - masing dan yang terpenting mereka semua hamba tuhan yang menjalankan titah masing-2.
    Begitu juga dengan agama, sampai akhitr duniapun tidak akan bisa menjadikan isi bumi ini satu agama atau satu aliran kepercayaan.
    Intinya adalah bila kita beragama atau apalah namanya bila di yakini berdasarkan hidayah itulah keyakinan yang sesungguhnya.

    Comment by Administrator — January 3, 2009 @ 12:47 am

  5. cipto,roso dan karso

    Comment by wisnu — January 23, 2009 @ 8:37 am

  6. Terima kasih atas silaturahim panjenengan.
    Rahayu

    Comment by Administrator — January 23, 2009 @ 10:37 am

  7. TOLONG JANGAN MEMFITNAH SAPTO DARMO !!!!… Kitab mereka BUKAN darmo gandul !!!.. Kalau mau lebih cerdas dikit search di internet, Sapto darmo itu berpedoman pada wewarah pitu.

    Bukankah umat Islam yang cuma bisanya menciptakan kerusakan sapto darmo ? lupa ya sama tindakan FPI ?.. sekarang kenapa mau ditambahin fitnah lagi?

    Ingat, Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan, Bukankah Allah juga benci sama orang yang suka membuat fitnah. Jadi please deh, ini kan media umum jadi jangan ngomporin orang untuk semakin menghancurkan. Biarkanlah penghayat Sapto Darmo ini hidup dengan tenang, dan jadilah kalian pemimpin yang amanah, dan menjadi rahmatan lil al’amin !

    Wasalam !

    Comment by Andhika — March 4, 2009 @ 4:13 pm

  8. @andika
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya.
    Menurut saya apa yang saya tulis tidak ada kaitannya dengan fitnah tetapi lebih pada himbauan karena definisi fitnah yang ada tidak ada seperti yang ada pada tulisan diatas.

    Comment by Administrator — March 5, 2009 @ 4:27 am

  9. Susah kalo ngebahas kitab orang …lebih enak ikut kitap yang sudah tetap ada pada diri sendiri , sluman slumun slamet.
    rahayu

    Comment by Wayah Pengging — May 5, 2009 @ 4:47 pm

  10. lhaaa….ini yang ini yang aku tunggu, mohon penjabarannya mas….?

    Comment by Administrator — May 6, 2009 @ 1:00 am

  11. Rahayu.
    dalam kejawen entah sapto dharmo atau yang lainnya di ajar untuk hidup sabar,sadar iklas lan narimo. walaupun kejawen disudutkan sebagai aliran sesat atau aliran penyembah mahluk setan atau apalah silahkan…… semoga semua yang menentang kejawen akan sadar bahwa “LIR HANDOYO PASEBAN JATI” nggih sesanti ” MEMAYU HAYUNING BAWONO ” itu prinsip jawi. nuwun

    Comment by cokro pandowo — June 3, 2009 @ 8:47 am

  12. hayu,hayu,hayu rahayu saking Gusti Kang Moho Suci kagem poro sadulur keng ricah mbabar kawicaksanan, tansah eling bahwa smua agama itu adalah ajaran luar negri…. dan semua menyembah berhala -> baik bangunan kabah, patung maria, patung budha, patung siwa pada dasarnya menghadap ke benda mati dengan alasan ada Tuhan disitu, hanya kejawen yang langsung pada Tuhan YME.

    Comment by cokro pandowo — June 3, 2009 @ 8:54 am

  13. mungkin bisa di sharing disini sehingga kita akan mendapat hal baru yang pasti akan berguna bagi kami semua

    Comment by Administrator — June 3, 2009 @ 1:15 pm

  14. serat dharmo gandul keluar karena pawongan kuntul putih telah tertulis sebagai peruntuh aliran hindu jawa di jaman brawijaya V, sehingga masuknya brawijaya V ke islam mendapatkan suatu teguran oleh sabdo palom noyo genggong. tetapi karena keinginan brawijaya sudah di ramalkan oleh sosok wiku hindu maka semua harus terjadi
    dan kuntul putih akan mendapatkan kutukan ketidak sempurnaan hidup di alam ke 2 yaitu akherat. sehingga itu terngiang-ngiang ditelinga sunan kalijaga sampai akhirnya
    tercipta dharmo gandul sebagai bias kesrakahan kuntul putih ditanah jawa, mengko yen wis wancine 500 tahun bakal tak jaluk bali poro kadang-2ku ngganggo kahanan jawi, dak tengeri bledose gunung, banjir bandang, gonjang ganjing lesus, ilange kawelasan, bakal di eling-eling kuntul putih kang kanggonan asifat kewan, mangan bangke ne dulur, ngedu kamurkan marang sapodo.

    itu semua terwujud lihat FPI dan ormas islam lainnya, bahkan basis basis islam yang cenderung melarang umat-2 agama lain untuk beribadah disitu terjadi pembinasaan oleh TUhan contohnya Tsunami aceh yang terjadi saat umat kristen dilarang natalan di aceh, akhirnya umat kristen naik gunung dan selamatlah mereka tetapi umat-2 islam dibinasakan, itulah wujud kutuk dari sabdo kitab dharmo gandul, masih banyak deh.

    Comment by cokro pandowo — June 4, 2009 @ 1:22 am

  15. isi dharmo gandul sebenarnya adalah tertulisnya amarah dan ketidak setujuan akan perubahan peradaban dan itu ditujukan kepada penyebab perubahan itu sendiri. bahkan dijongko jagad wahyuning dumadi tersirat sedikit tentang patahnya sayap kuntul putih. pudarnya islam oleh angkara murkanya sendiri.

    Comment by cokro pandowo — June 4, 2009 @ 1:32 am

  16. manusia berbuat baik itu harus krn manusia sudah diberikan hidup .Dunia diciptakan oleh ALLAH/GOD/TUHAN/GUSTI INGKANG MOHO SUCI atau apapun sebutannya sudah ada perbedaan . kenapa Kitab Suci juga diturunkan beda2 negara/daerah dan kalau kita mendapatkan ada Islam,Kristern,Katolik,Hindu dan Budha semua adalah dari luar negeri . tinggal bagaimana kita berlaku Bijak.Dan kata2 SABAR,SADAR,NERIMO,WELAS ASIH dan IKHLAS. yang terjadi saat ini gembar gembor IKHLAS tapi kalau memberikan sumbangan atau korban hrs dicatat, WELAS ASIH tapi merusak dan menyakiti sesama umat manusia, NERIMO tapi tidak bs menerima suatu perbedaan keimanan/keyakinan agama lain,SADAR tapi tidak sadar penuh kebohongan dan ketidak tahuan tapi byk yang mengaku faham . bisa membaca tapi tidak faham arti didalamnya hanya mengenal Kitab Suci dari luarnya saja dan SABAR tapi kenyataan nya hanya kebohongan belaka perlu bukti gembar gembor agamaku paling benar tapi kalau ada yg beda (keyakinan lain) disekitar kita lgs tidak suka/takut nanti mereka pindah keyakinan. AGAMA dlm bahasa jw AGEMAN(baju) .utk memperlihatkan status ageman mu opo ?
    semua sama menyembah Sang Pencipta hanya cara2 yang beda. Yang terpenting adalah Tingkah laku/polah gerak tubuh kita. intinya setiap langkah kita hrs berbuat benar menurut tuntunan dari Allah/Tuhan/God/Sang hyang widi/Gusti ingkang moho suci bukan benar menurut diri kita sendiri dan juga bukan benar menurut orang banyak. sedikit2 ngomong haram itu namanya karepe dewe. Dan yang terpenting faham Membersihkan diri /wudhu sebelum menghadap dg Sang Pencipta (ALLAH,TUHAN/GOD) dg cara SABAR,SADAR,NERIMO,WELAS ASIH dan IKHLAS baru menghadap untuk menyembah dan sembah sujud syukur, minta ampun atas kesalahan kita umat manusia tiap detik tiap waktu mulai dari bayi sampai skr.jadi sebelum menghadap pada ALLAH membersihkan RAGA/TUBUH bukan dg air tp dg SABAR,SADAR,NERIMO,WELAS ASIH dan IKHLAS. dan sembahyang janganlah karena kebiasaan dari kecil,ikut orang tua atau teman, karena takut/malu karena mayoritas / keharusan yang dipaksakan. Tapi sembahyanglah karena kita membutuhkannya , kebutuhan berkomunikasi dan mengenal Sang Pencipta Alam Semesta (ALLAH/TUHAN/GOD/GUSTI INGKANG MOHO SUCI)
    WSS/RAHAYU/SALAM SEJAHTERA

    Comment by mas tirto — June 5, 2009 @ 5:04 am

  17. @semua pengikut sapto darmo

    apakah semua agama bisa langsung ikut sapto darmo?
    hasil akhir kita untuk mempelajari sapto darmo itu apa mas?

    terima kasih atas penjelasanya

    Comment by 10 — August 10, 2009 @ 11:33 am

  18. Mungkin saudara-2 / i kami yang meyakininya bisa menjawab disini.

    Comment by Administrator — August 11, 2009 @ 4:32 am

  19. Saran saya tanyakan sejelas mungkin ke Sanggar Sapto Renggo di Surokarsan Yogyakarta atau Sanggar Candi Busono di Pare temui “Tuntunan” atau yang sedang bertugas. Sapto Darmo terbuka bagi siapa saja (tidak membeda-bedakan) dan tidak memaksakan ajaran. Ikut dan tidaknya tergantung dari roso masing-masing. Salam waras.

    Comment by Wargo — August 21, 2009 @ 7:37 am

  20. Terima kasih atas informasi dan kunjungannya, semoga dengan silaturahmi ini dapat mempererat tali silaturahmi kita.

    Comment by Administrator — August 26, 2009 @ 2:35 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ASP.NET/C#/VB.NET

↑ Grab this Headline Animator

Langganan Artikel Terbaru

Delivered by FeedBurner

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Search:


Other:

Meta:

  • Setya Tuhu